Minggu, 08 Juni 2014

marah ? think twice~


Merasa sedang marah ?
Merasa sedang ingin luapkan kekesalan ?


struktur tubuh manusia terdiri dari yang namanya otak sebagai hal terpenting untuk masalah responsif. rasa nyeri,tindakan selanjutnya, semua itu hasil olahan otak kita.
jika kita merasa sedang emosi dan ingin meluapkan kekesalan,baiknya sih kita berpikir lebih jernih lagi, jangan sampai hal tersebut mengakibatkan hal yang buruk, memang yang namanya manusia ketika marah itu mereka merasa di abaikan,merasa semua orang itu ga mengerti dirinya,lalu muncul rasa " gimana sih biar kalian semua ngerti saya itu seperti apa ? ", maka munculah tindakan-tindakan emosional yang ga seharusnya dilakukan


meluapkan rasa kesal itu ibarat seperti memijit jerawat ( haha ga enak bgt pengibaratan nya ..)
begitu kita luapin semua rasa kesal, ga bisa di pungkiri kalau emosi bakal menghilang walau ga keseluruhan sih

tapi ...
cara terbaik saat marah adalah " DIAM " , dan kenapa harus " DIAM " ? .
anda bisa rasakan sendiri khasiatnya ( wahaha seperti di iklan-iklan saja ), tapi memang benar kenyataan nya seperti itu ,,
coba deh ketika anda marah ..ingat selalu untuk diam dan tersenyum ( mudah kan ? ) 
memang mudah jika secara lisan ,tapi lain hal jika secara tindakan ,,tapi jangan khawatir tidak ada yg susah di dunia ini ,
jika km yakin bisa diam dan tersenyum ketika km marah,maka dampak positif lah yang akan km rasakan
jika diam tidak bisa meredakan emosi km,cobalah untuk mencari tempat lain

Rabu, 20 Februari 2013

HUBUNGAN ANTARA PIKIRAN DAN TUBUH

Newsweek international di awal bulan Oktober ini mengeluarkan tulisan dengan tema adanya suatu jalur khusus antara emosi , pikiran dan kesehatan dengan titik berat pada hubungan antara pikiran dan tubuh . Tulisan tersebut cukup panjang . Dan akan kami coba untuk menyampaikannya secara singkat dan padat kepada anda dalam 2 tulisan berikut ini .


Sejak dahulu sudah di ketahui bahwa ada suatu hubungan yang sangat abstrak antara tubuh dan pikiran , namun hal tersebut tidak habis habisnya diteliti dikarenakan selalu timbul permasalahan yang sangat menarik, misalnya saja bahwa perasaan cemas, kepusasaan ,atau cinta dan optimisme itu bukan masalah perasaaan saja ; namun mereka itu merupakan suatu keadaan yang mampu mempengaruhi berbagai macam organ dan metabolisme di dalam tubuh kita misalnya saja jantung dan pembuluh darah , atau lambung . Dan otak ; adalah pintu gerbang yang menghubungkan keduanya . Maksudnya adalah ; aksi yang disebabkan oleh perasaan perasaan diatas akan diolah dengan sangat rumit dan cermat oleh otak , dan akan menyebabkan reaksi tertentu bila hal tersebut terus menerus berlangsung . Contohnya adalah bagaimana seseorang yang sedang mengalami stress, dapat menderita penyakit kulit eksim ( neurodermatitis ) akibat stressnya tersebut, atau seseorang yang depresi dan terus menerus mengeluh bahwa setiap jengkal dari tubuhnya terasa nyeri padahal dari pemeriksaan yang dilakukan ternyata baik baik saja ( hipokondriasis ) . Namun tidak itu saja, Walter Cannon dari bagian Fisiologi Harvard University , sejak beberapa tahun yang lampau sudah mensinyalir bahwa stress yang tidak tekontrol dapat membunuh , karena stress, keputusasaan, perasaan terancam , dan perasaan perasaan negatif lainnya tersebut akan meningkatkan tekanan darah, denyut jantung, ketegangan otot, dan frekuensi pernafasan , dan disertai pula ketidakseimbangan hormon yang dikeluarkan oleh tubuh serta diproduksinya faktor faktor inflamasi yang turut memperberat kerusakan yang timbul .

Dalam dunia kedokteran dikenal istilah plasebo efek ; yaitu efek yang yang timbul oleh karena pasien meminum sesuatu yang dikiranya sebagai obat . Misalnya begini , apabila ada teman kita yang sakit kepala , kemudian kita berikan sebutir pil , dan kita katakan ke dia bahwa ini adalah obat sakit kepala yang sangat baik , saya cocok sekali dengan obat ini ( pada hal obat itu adalah vitamin B1 biasa ) , dan teman kita itu meminum obat tersebut , selang satu jam kemudian ia mengatakan bahwa sakit kepalanya sudah membaik ..itu yang kita sebut sebagai plasebo efek ; dan angka kejadian plasebo efek masih sangat tinggi didalam dunia kedokteran khususnya di Indonesia ; dan yang ingin kami tunjukan adalah bahwa plasebo efek adalah contoh yang paling nyata dalam dunia kedokteran bahwa terdapat hubungan yang sangat intens antara pikiran dan tubuh anda .

Sudah banyak penelitian yang menghabiskan biaya teramat besar dan memakan waktu yang cukup lama , namun bagaimana caranya menyeimbangkan/mengharmoniskan hubungan antara pikiran dan tubuh masih terus menjadi tanda tanya ; oleh sebab itu maka menjamurlah kursus kursus yang menawarkan pelatihan yoga, meditasi, hipnotik ataupun hal hal sejenis agar kita dapat menelaah lebih dalam lagi mengenai cara yang cocok untuk menyeimbangkan keadaan pikiran dan tubuh ( pss..t.., itu iklan mereka lho ) . Namun bisakah meditasi menyembuhkan kanker .tentu tidak , tapi yang pasti meditasi dapat meminimalkan rasa takut atau cemas yang datang pada orang orang yang sedang menderita kanker hingga penderita tersebut dapat melanjukan hidupnya dengan lebih optimal , atau contoh kecil lagi misalnya saja bila ada seorang anak kecil yang terjatuh dan lututnya luka , kemudian ia menangis , lalu datanglah ibunya , mengusap kepalanya , dan tangis si anak itu mereda sambil ibunya mengoleskan obat merah atau cairan antiseptik ke lukanya.., bisakah usapan si ibu mengobati luka si anak ? , tentu tidak, obat merah atau cairan antiseptik yang melakukan hal itu , tapi usapan si ibu ke kepala anaknya memberikan rasa tenang, nyaman dan tentram terhadap si anak , hingga itu mengurangi rasa sakit yang dideritanya akibat terjatuh tadi .

Masih mengenai rasa nyeri yang kita derita , telah diketahui bahwa rasa nyeri ( baik fisik maupun psikis ) akan meningkatkan status emosi seseorang , dan emosi yang tidak stabil bila berlangsung lama , juga dapat menimbulkan kembali nyeri psikis yang ujung ujungnya akan menciptakan lingkaran setan yang berkisar antara nyeri dan kelabilan emosi yang timbul . Titik pangkal dari kedua hal tersebut sebenarnya adalah sistem saraf kita ; keduanya akan mengaktifkan pelumas aliran saraf ( neurotransmitter ) yang bekerja pada bagian yang sama di otak . Bila proses yang terjadi hanya sebentar ,maka kita akan melupakan nyeri yang timbul dan emosi tidak terpengaruh ; namun apabila sirkuit tersebut ada dan terus bekerja ,maka hasilnya seperti yang sudah disebutkan diatas ; terjadi lingkaran setan . Satu lagi masih tentang nyeri , anda semua pasti tahu mengenai migren , bahwa orang yang sering terserang migren dalam 2 tahun berturut turut akan 5 kali lebih mudah terserang depresi .

Sehingga melihat hal diatas tidaklah heran , bahwa mulai banyak digunakan obat obat penenang untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul , beberapa pihak mengemukakan kehandalam obat obat penenang tersebut dalam menjaga permeabilitas saraf yang terkait namunlebih banyak daripada itu ahli ahli mengatakan bahwa guna dari obat obat penenang tersebut adalah untuk menatalaksanakan nyeri yang timbul .so manage your pain is very healthy way to increase your life quality.

Masih dari artikel di majalah yang sama , dari Jepang kita ada suatu ungkapan yaitu "karosi" yang artinya adalah kematian yang disebabkan oleh kerja yang berlebihan . Seorang ahli dari Finlandia ( dr. Jussi Vahtera ) dan psikolog Mika Kivimaki mengadakan penyelidikan mengenai diatas , yaitu mungkin nggak sih ,orang bisa meninggal di karenakan bekerja yang berlebihan ? . Mereka mengadakan penyelidikan selama 7 tahun di Finlandia sendiri , yang pada waktu itu sedang terserang resesi dan kemerosotan ekonomi sehingga memaksa warganya untuk bekerja lebih keras guna memenuhi kebutuhan ekonomi mereka . Hasilnya dari penelitian tersebut dimuat pada jurnal terkemuka dan sangat dipandang yaitu british Medical Jornal bulan Februari kemarin , dimana Kimivaki mengatakan bahwa angka kematian pada orang orang yang memiliki beban kerja yang berlebih , atau bekerja keras hingga melebihi batas kemampuannya adalah 2x lebih besar dibanding mereka yang meninggal akibat penyakit jantung dan stroke ( di Finlandia ) . Well , apa ada yang mau melakukan penelitian tersebut di Indonesia, karena masyarakat kita yang sangat kuat dan tangguh sudah sangat terbiasa dengan yang namanya P7 ( Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas Pasan ).

Untuk tulisan kali ini kami sangat berterima kasih kepada :
Anne Underwood, Jordana Lewis dan Jerry Adler, James Bakalar, Claudia Kalb, Herbert Benson MD dan Julio Corliss.
sumber

Selasa, 30 Oktober 2012

Pelajaran dari Menunda Kesenangan

Banyak pelajaran yang dapat kita peroleh bila seseorang dapat menunda kesenangannya, karena seseorang yang dapat menunda kesenangannya akan sukses pada suatu hari nanti. Salah seorang sahabat mengirimkan sebuah email dan memberitahukan tentang masalah menunda kesenangan tersebut dan banyak pelajaran baik yang akan kita peroleh.

Bagaimana cara sederhana untuk mengetahui potensi kesuksesan seseorang? Salah satu cara terbaik untuk mengetahui hal ini adalah dengan menguji kemampuan orang tersebut dalam menunda kesenangan (delay gratification) . Mungkin Anda pernah mendengar eksperimen Marshmallow yang terkenal pada 1960-an, dilakukan oleh seorang psikolog terkenal dari Yale University, Walter Mischel, caranya adalah dengan menaruh beberapa orang anak di dalam ruangan eksperimen.

Saat itu, berkotak-kotak marshmallow (sejenis permen) ditaruh di depan mereka. Anak-anak ini dijanjikan akan diberikan marsmallow yang lebih banyak kalau mereka bisa menahan dirinya. Setelah itu, anak tersebut pun ditinggal. Lantas, tanpa sepetahuan mereka, mereka pun mulai diawasi. Ternyata, ada beberapa anak yang tidak sanggup menahan diri untuk langsung memakan masrhmallow di depan mereka. Ada pula beberapa anak yang sanggup untuk menahan dirinya. Akhirnya, anak yang bisa menahan diripun mendapatkan marsmallow yang lebih banyak.

Namun, penelitian tersebut tidak hanya berakhir di situ. Anak-anak yang ikut dalam eksperimen ini pun kemudian terus diikuti perkembangan mereka hingga 14 tahun kemudian. Ternyata, ketika memasuki usia dewasa, terdapat perbedaan besar di antara mereka dalam hal studi dan karier mereka. Anak-anak yang sanggup menahan diri mereka, ternyata lebih berhasil dalam studi mereka, dibandingkan dengan anak yang tidak sanggup menahan diri mereka. Bahkan, anak-anak yang sanggup menunda kesenangannya, skor nilai tes SAT (sejenis ujian tertulis) mereka lebih tinggi sekitar 210 poin.

Bukan hanya itu saja. Anak yang mampu menunda kesenangan ini pun, menunjukkan sifat-sifat yang lebih positif, misalkan lebih optimistis, lebih kompetens, lebih tidak mudah merasa iri hati, serta lebih mandiri. Kemampuan ini pun akhirnya sebenarnya bukan hanya bersifat mental, melainkan juga dapat dikaitkan dengan upaya kita untuk mengelola keuangan dan cara kita menjadi orang yang sukses secara finansial.

Dengan mengacu kepada eksperimen Marsmallow, sebenarnya ada beberapa pelajaran penting terkait dengan manajemen keuangan yang efektif yang bisa kita petik. Minimal ada enam pelajaran penting yang bisa kita dapatkan. Bahkan, seorang penasihat keuangan keluarga, Jan Smith pun pernah mengaitkan marsmallow test dengan keberhasilan keluarga dalam mengelola keuangannya.

Pertama, pelajaran “Jangan habiskan sekarang. Tabunglah untuk besok”. Dalam marsmallow test tersebut, anak-anak yang bisa mengendalikan dan menahan dirinya, akhirnya bisa menikmati marsmallow yang lebih banyak setelah mereka sanggup menahan dirinya.

Pengalaman ini akhirnya membawa kita kepada nasihat yang sering kali kita terima pada masa kecil kita. “Ayo menabung untuk nanti. Jangan habiskan sekarang!”. Hal ini menunjukan kepada kita kenyataan banyaknya pekerja yang setelah bekerja sekian lama, masih tetap miskin dan tidak mampu memiliki apa pun dalam hidupnya dikarenakan semua uang yang mereka dapatkan, langsung habis dibelanjakan. Mereka ini akhirnya mirip seperti anak-anak yang tidak sanggup menahan diri untuk makan permennya sekarang, tetapi kelak kemudian, mereka tidak bisa lagi menikmati permen yang lebih banyak karena sudah dihabiskan.

Kedua, pelajaran “Hindarilah permennya, kalau kamu tidak ingin tergoda”. Begitu pula, dalam manajemen keuangan. Ketika memang kita tidak punya uang dan tidak bisa membelanjakan banyak hal, sebaiknya kita menghindari diri dari tempat-tempat yang menggoda kita untuk mengeluarkan uang kita. Sama seperti halnya anak-anak tersebut mungkin tidak akan tergoda kalau tidak ada permen marsmallow di depan mereka, begitu pula dalam manajemen keuangan kita. Intinya, kalau memang sedang tidak mempunyai uang dan dana sedang terbatas, menjauhlah dari tempat-tempat seperti pusat perbelanjaan ataupun toko-toko kesayangan Anda yang bisa membujuk Anda untuk mengeluarkan uang yang tidak Anda duga.

Ketiga, pelajaran “Tundalah dan nikmati kebahagiaan yang lebih besar”. Dalam eksperimen Marsmallow tersebut, beberapa anak bahkan hanya berani mengigit-gigit mejanya, dan menahan dirinya sampai jam eksperimennya selesai. Mereka membayangkan bisa menikmati marsmallow yang lebik banyak sambil berusaha menahan dirinya. Demikian pula, dalam manajemen keuangan kita. Pernahkah kita akhirnya memakan sesuatu yang masih panas karena tidak sanggup menahan godaan untuk menikmati makanan itu. Akhirnya bukan saja kita tidak menikmati makanan tersebut, tetapi lidah dan mulut kita pun jadi terbakar gara-gara ketidakmampuan kita untuk menahan diri. Dengan pelajaran ini, kita pun belajar bahwa dengan belajar kesanggupan menahan diri untuk tidak buru-buru mendapatkan apa yang kita inginkan, maka kita tidak akan ‘terbakar’ gara-gara kartu kredit ataupun utang yang menunggu dilunasi.

Bahkan, salah seorang teman melaporkan bahwa dia begitu menginginkan jenis HandPhone (HP) tertentu tetapi harganya terlalu mahal baginya. Akhirnya, dia pun berusaha menunda. Justru, dengan beberapa bulan menunda, menyebabkan harga ponsel akhirnya jatuh drastis yang akhirnya memungkinkan dia membelinya dengan harga yang relatif lebih murah.

Keempat, pelajaran “Janganlah tergoda hanya karena yang lain tergoda”. Dalam eksperimen marsmallow ini, ada beberapa anak yang mungkin saja akan bisa bertahan kalau saja dia tidak terpengaruh oleh anak-anak yang langsung mengambil marsmallow tersebut. Begitu pula dalam manajemen keuangan kita. Terkadang, sebenarnya kita sudah mampu mengendalikan dan mengelola diri dengan baik. Namun, justru godaan datang dan muncul dari teman-teman yang menggunakan, mengenakan ataupun memamerkan produk ataupun barang-barang tertentu yang dipakainya.

Akibatnya, kita pun jadi tergoda membelinya pula. Dalam hal ini, sebaiknya kita mengenali kemampuan keuangan kita dan tidak tergoda oleh ucapan maupun nasihat teman-teman kita yang mengajak kita untuk membeli merek ataupun barang tertentu, khususnya jika keuangan kita tidak memungkinkan apalagi kita sebenarnya tidak membutuhkannya. Belajar untuk katakan, “Tidak” pada diri Anda sendiri dan teman Anda.

Kelima, pelajaran “Tahan diri sekarang untuk mendapatkan barang yang lebih baik”. Anak-anak yang di dalam eksperimen berusaha menahan diri, karena memikirkan akan mendapatkan marsmallow yang lebih baik. Pada akhir eksperimen, mereka betul-betul mendapatkan marsmallow yang lebih banyak. Begitu pula, biasakan berpikir bahwa jika kita bisa menunda untuk membeli produk ataupun kebutuhan yang ada saat ini dengan bentuk dan kualitas yang pas-pasan saja, tetapi bila kita sanggup menundanya, maka kita berpeluang mendapatkan yang kualitasnya lebih baik. Dalam hal ini, seseorang mengatakan awalnya ia menginginkan membeli rumah tipe yang sangat kecil. Namun, akhirnya, ia menahan diri dan menabung lebih banyak lagi sehingga dapat membeli rumah yang ukurannya lebih sesuai dengan harapannya.

Keenam, pelajaran “Jangan berpikir kesempatan itu tidak pernah muncul lagi”. Banyak orang tergoda membeli barang dan berbelanja karena berpikir kesempatan itu tidak akan datang lagi ataupun berpikir, “Iya kalau betul-betul ada kesempatan menikmati marsmallow yang lebih banyak.” Kalau tidak? Akhirnya, dengan alasan tersebut mereka membelanjakan uangnya. Paling-paling, ketika kita tak mendapatkan kesempatan membeli produk diskon besar-besaran yang ditawarkan, kita hanya akan rugi perasaan. Namun, kerugian tersebut akan semakin besar dan penting pada masa depan, kita amat membutuhkan uang dan ternyata kita tidak memiliki uang tersebut sehingga terpaksa meminjam ataupun menggunakan kartu kredit.

Percayalah, kesempatan diskon dan peluang belanja akan selalu muncul lagi, meskipun dalam bentuk yang berbeda. Namun, jangan sampai kita tidak mempunyai uang sama sekali, saat kita betul-betul membutuhkannya oleh karena kita telah membelanjakannya untuk hal-hal yang ‘genting tapi tidak penting’.

Artikel ini saya ambil dari blog RACHMAD YULIADI NASIR - Pelajaran dari Menunda Kesenangan
saya sangat setuju sekali tentang artikel ini, saya juga berusaha mengaplikasikannya setiap hari, dari pada saya tulis artikel sejenis (takutnya ada yang klaim gmn2..) jd saya mengcopy artikel ini dengan lampiran sumbernya..

Kamis, 13 Oktober 2011

GW GA NGERTI!|

GW GA NGERTI!|

kenapa orang di pesbuk selalu membuat status yang bisa di bilang 100 % sisi baik dari kehidupannya , dan saat ada yg komentar,dengan bangga dia jawab komentar itu.
tp saat dia buat status yang enggak banget,alias keburukan dari dia dan tertuah 100 % ,
dia selalu bilang " pesbuk bukan 100 % jati diri gw,,WHY U HAVE TO BE SO SERIOUS "!

GW GA NGERTI!|

gw liat tmn gw sendiri,mukanya pas2an ( ga maksud menghina loh gw ,cuman cerita yah ),tp dia sangat selektif klo soal milih pasangan,pernah dia dapet cw ( klo kata gw menarik ), eh ga tau nya ada sedikit kekurangan dari tuh cw.ibarat pepatah " karena nila setitik,rusak susu sebelanga " nah yg jadi masalahnya " nila " nya itu ga parah banget kok,,setelah itu gw pikir tmn gw bener2 pgn cari kebahagiaan yg sempurna,
nah suatu hari gw nemuin cewe yg ga begitu cantik * jerawatan ( karena salah pake sabun cuci muka ) ama gendut ( tp ga gendut2 amat kok ) , gw awal nya cmn niatan temenan lama2 tuh cewe lebih,,daripada ngegantung,,gw tembak ,,eh taunya dia juga sama,,SELEKTIF banget,,
yg gw heran ,,kenapa sih HARUS MILIH YG SEMPURNA sedangkan dirilu itu serba kekurangann !!

GW GA NGERTI!

apa yg salah coba dari kehidupan ?
orang yg mau berusaha pasti sukses, tapi,,,,
emang beneran sukses ,,cuman suksesnya sukses makan ati,,
nah !!
knp yg males2an kadang hoki ~!! nya lebih besar ( beda yah hoki ama rejeki )
KENAPA!!! KENAPA!!!,,

GW GA NGERTI!|
kadang apa yg gw impikan selama ini,,ga pernah konsisten
kadang ada satu mimpi yg bener2 ingin gw wujudkan,tiba2 karena sedikit hal
mimpi itu rubah jadi khayalan,
mimpi yang kita bayangin ,, klo gagal cuma akan jadi impian,
nah klo mimpi yg jadi kenyataan ? (jadinya apa coba ?)
impian gw sih cuman satu,
mati muda dalam keadaan kaya raya,punya istri dan anak dua :p
dan mati dalam lindungan tuhan saya ( allah swt )

GW GA NGERTI!|

apa yang harusnya gw lakuin buat lupain lu coba ??gw harepin lu tuk jadi milik gw.
eh taunya status lu bikin gw patah arang,
padahal gw dah janji ga kan lagi mau di kadalin..
tp emang dasar keledai,,dikadalin dikit lgsg deh manggut2..
heran gw..urusan game gw bisa...urusan kerjaan gw bisa..
tp kenapa sih urusan cinta !!!!!
GW KAYA KELEDAI!!.
ga ngerti gw..

Selasa, 06 Oktober 2009

Seberapa jauh makna yang timbul dari otak kamu tentang "GAME"

gak manfaat :

salah,karena sesuatu dibuat pasti ada manfaatnya baik itu buat
konsumen ataupun produsen

bikin orang anti sosial :
ada betulnya, tetapi selain membuat antisosial dalam dunia nyata game juga
membuat sistem sosial sendiri didalam dunia game termasuk dengan manuasia
asli seperti game online/multiplayer

bikin orang kecanduan :
betul, trus kalo bikin kecanduan yang salah siapa? produsen? justru ini kan tujuan
produsen, nah kalo kecanduan yang berdampak negatif, itu jelas salah konsumen
yang ga kontrol... jadi memang game itu ada sisi negatifnya dan semua hal juga ada sisi negatif ato positif

buang2 waktu gak berguna :
salah, karena bagi konsumen ini berguna karena namanya juga hiburan (entertainment) bagi
produsen ini juga berguna dan ga buang waktu karena menghasilkan duit.

bisa merusak mental anak2 :
betul, tapi tergantung gamenya,kerjaan lain selain gaming juga ada yang merusak
mental, nah kalo gamenya emang ngerusak mental produsen yang harusnya disalahkan, makanya ada aturan kalo game itu harus ada rate untuk umur tertentu
yang boleh maeninya... nah kalo itu dilanggar ya bukan salah produsen

TUJUAN NGEBUAT GAME :
banyak :
produsen -> hiburan,science/knowledge,isi waktu luang,cari duit dll.
konsumen -> hiburan,isi waktu luang,ada juga cari duit, sosialisai, biasalah
anak muda kan senengnya maen daripada tawuran dijalan lebih baik tawuran
di game kaya CS kan ga ada orang laen yg rugi
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Posting di atas .saya ambil dari sebuah thread forum ( maap tidak bisa saya sebutkan ).
kemungkin akan muncul di benak para pembaca..
bahwa postingan di atas adalah orang yang pro terhadap "GAME"
kenapa sayah bilang PRO ..mungkin postinger tersebut pernah tau apa itu " GAME ".
apa jadinya kalau postinger tidak tau apa - apa alias BLANK tentang "GAME "

anda semua mungkin sudah mengetahui "GAME" dari segi positif ( entah bisa di serap ato tidak ahahha * tidak ada maksud sedikitpun untuk menghina ..anggap saja gurauan )

kalau sayah di tanya tentang point2 di atas ( ini point yang saya maksudkan) :
1."GAME" dari segi manfaat.
2."GAME" dari segi Sosialisasi.
3."GAME" bisa buat orang kecanduan.
4."GAME" dari segi keterkaitan dengan waktu.
5."GAME" mempengerahui mental seseorang ( entah itu anak - anak atau dewasa ).

boleh saya mulai ?
baik
1.untuk segi manfaat :

saya akui ..pasti bermanfaat banget .tetapi hanya dalam skala antar "Produsen" dengan "konsumen",semua orang pun tau,bahwa usaha "GAME" ( dari Mata Produsen) bisa menarik banyak manfaat,entah itu berupa uang dsb.tetapi kalau kita lihat dari segi laen..misal ( ini yang terpikir oleh sayah ) dari segi "Pendidikan",apa ada tunjangan dari "GAME" ke pendidikan ?,apa Produsen bisa mendapatkan pendidikan..?,ga munafik sayah akui."GAME" bisa memberikan pendidikan kepada Konsumen (* Anak - anak ).karena Anak - Anak lebih bisa menerima pendidikan..jika anak tersebut menyukai pendidikan yang bakal dia terima..otomatis anak - anak tau apa komputer ( * "GAME" yang saya maksudkan ialah game yang berbasis komputer,semoga pembaca tidak salah taksir ..tentang "GAME" ),mungkin itu sedikit kontra tentang game dari segi manfaat.

next ~

2.bikin orang anti sosial :
hmm....ini dampak abstrak dari seseorang yang sudah kecanduan oleh "GAME",secara kasat mata,kadang hal ini seakan tidak pernah ada,tetapi jika kita lebih melihat kedalam lagi,seseorang akan kurang bersosialiasi dengan orang di sekitar.kenapa bisa begitu ? saya beri contoh yang saya alami.
dulu saya adalah seorang gamer,tiap hari kerjanya maen game saja,hingga lama kelamaan,teman dari dunia game lebih mengasyikan dibanding teman kita yang ada di sekitar,akhirnya saya mulali menutup diri,dan lebih memilih - milih teman untuk di jadikan teman ( kehidupan nyata bukan game ),semakin kesini semua berubah,malah kehidupan sosiali nyata dengan game ..bisa di persentasekan 80 % - 20 %,
itu contoh sedikit di atas,benar atau salah kembali ke anda sebagai pembaca,
Next ~

3.Bisa membuat seseorang kecanduan :
"betul, trus kalo bikin kecanduan yang salah siapa? produsen? justru ini kan tujuan
produsen, nah kalo kecanduan yang berdampak negatif, itu jelas salah konsumen
yang ga kontrol" (dari postinger sebelumnya),bukan maksud saya untuk jadi spammer atau tinggal copas (*copy paste) doank.tp postinger sebelumnya juga berpikiran lebih condong ke kontra.dan itu di tujukan kepada " Konsumen " atau "Pengguna",
Apakah anda Pecandu game yang negatif ? atau positif ?
Negatif yang saya maksud = Tidak bisa mengontrol dirinya
Positif = Bisa mengontrol dirinya

4.Keterkaitan dengan waktu
"bagi konsumen ini berguna karena namanya juga hiburan (entertainment) bagi
produsen ini juga berguna dan ga buang waktu karena menghasilkan duit"
Apa dengan Judul " Hiburan " berarti kita bisa menganggap "GAME" tidak bermasalah dengan waktu ?
Berapa sih waktu minimal anda untuk Hiburan ?
16 jam waktu anda untuk berkreatifitas atau beraktifitas.mungkin 8 jam sudah terpotong oleh waktu kerja ( bagi anda yang kerja ) atau terpotong 6 jam untuk anda yang bersekolah
apa anda ingin habiskan waktu dengan bermain game.yang kemungkinan kecil anda mendapat makna ?
bisa saya bilang jelas sekali kalau bermain game itu buang - buang waktu (karena dulu saya gamer juga .haha )
mungkin bagi anda yang sedang menikmatinya ..beranggapan " Game ga buang - buang waktu kok !,kan namanya juga hiburan,semua orang pasti butuh hiburan"..
benar..semua orang butuh hiburan..tapi pertanyaannya "apa harus tiap hari" ?
dan apa bentuk hiburan adalah "GAME" saja..mungkin anda bisa melakukan hiburan dengan cara lain yang lebih bermanfaat ..dan waktu anda pun tak terbuang sia - sia..

5."GAME" bisa mempengaruhi mental seseorang.
sebelumya
ini definisi saya tentang MENTAL ( bentar atau salah kembali ke anda sebagai pembaca ):
Mental adalah Jati Diri.
banyak sekarang Game yang menampilkan kekerasan,seperti yang anda semua tahu,seorang anak lebih memilih imajinasi nya untuk bisa membangun kepribadian nya.
nah apabilan seorang anak yang imajinasi nya sudah di pengaruhi oleh game( terutama yang berbau kekerasan ) ,,bisa jadi anak tersebut menjadi brutal,apakah benar ?? ( kembali ke anda sebagai pembaca ..hehehe ),
kadang bahasa yang mereka gunakan pun ,, lebih condong ke bahasa orang - orang dewasa.( maap tidak bisa saya contohkan..)
game saat ini bukan lagi permainan..tapi lebih dicondongkan menadi sarana ekspresi jati diri dari seseorang,dari segi baiknya mungkin kita sudah tahu ,,tapi dari segi buruknya ? apakah sudah tahu ?
sarana dan prasana untuk meng-ekspresikan diri,sekarang lebih dimudahkan lewat game,sehingga seseorang yang memiliki jati diri baik,,kadang bisa berubah,,menjadi buruk.

sekian dari sayah sebagai penulis.